Jogja, Damn I Love You! 9 Hal Sepele Yang Harus Diperhatikan Sebelum ke Jogja.


Terlahir di Jakarta, tidak membuatku lupa akan tanah leluhurku. Kampung halaman yang tak kan pernah terlupa. Walau terkadang kalau mengisi biodata diri agak bingung. Betapa tidak? Lahir di Jakarta, namun di akte kelahiran tertulis lahir di Tangerang. Kecil hingga usia SMP di Gunung Kidul. Masih bisakah, Gunung Kidul sebagai Kampung halaman saya? Mengapa tidak? Karena di Gunung Kidul, ayah lahir dan besar di sana. Hanya kerjanya saja di Jakarta.


Eiiits, tapi tunggu dulu. Membicarakan kampung halaman, ternyata bukan hanya Gunung Kidul saja asal leluhur saya. Jadi ternyata saya punya dua kampung halaman. Yup, Kalasan adalah kampung halaman ke dua saya. Suatu daerah di Sleman, Jogja. Daerah tempat kelahiran dan dibesarkannya ibu saya tercinta.

Ngiri? Tidak usah ngiri ya. Karena walaupun kampung halamanku ada dua tempat, supaya tidak membingungkan sebut saja kampung halamanku adalah Jogja. Karena kan memang keduanya berada di wilayah Jogja. 

Masih merasa ngiri? Sudahlah, ini sudah digariskan Tuhan kalau saya mempunyai kampung halaman yang dipenuhi dengan destinasi wisata di setiap sudutnya. Walaupun kampung halaman saya di Jogja namun hingga sekarang belum semua destinasi wisata di Jogja saya jelajahi. Setiap saya pulang kampung pasti ada saja tempat wisata yang baru. Terutama di Gunung Kidul, sekarang ini sedang ramai diperbincangkan. Tempat eksotis yang sedang hits. 

Kalau berharap saya akan membahas mengenai deatinasi wisata di Jogja, tidak akan menemukannya di postingan ini. Karena sudah banyak postingan saya sebelumnya yang membahas mengenai destinasi wisata Jogja. Kalau yang penasaran, cek saja di postingan saya lainnya ya. 

Saya akan membahas mengenai tips dan trik menjelajah hingga ke penjuru Jogja dengan budget yang murah. Mau kan, mengeksplore Jogja tapi kantong tetap aman?



Ada banyak hal sepele yang terlupa saat liburan. Perhatikan 9 hal sepele berikut jika ingin menjelajah Jogja dengan murah:
  1. Cari info selengkap mungkin. Mengenai destinasi wisata yang akan dituju, akomodasi, penginapan hingga makan selama di Jogja. Informasi harga adalah yang terpenting.
  2. Tentukan destinasi wisata sesuai keinginan. Jangan sampai kebingungan mau kemana karena terlalu banyak pilihannya. Dari candi, pegunungan, pantai, tempat belanja, dan masih banyak pilihan lainnya. Googling saja untuk mendapatkan informasi yang lengkap. Hal yang harus diperhatikan dalam menentukan destinasi wisata adalah selera, harga, dan sebaiknya letak antara lokasi satu dengan yang lainnya tidak terlalu jauh. Karena kalau terlalu jauh, jumlah tempat wisata yang dikunjungi akan semakin sedikit. Sebagai referensi bisa eksplore candi dalam satu hari. Tiket masuk candi sebesar Rp.5.000,00 selain candi Borobudur, Prambanan, dan Candi Ratu Boko. Di tiga candi tersebut tiket maauknya sebesar Rp. 35.000,00. Ada banyak candi lho di Jogja.  Cari saja yang lokasinya berdekatan.
  3. Pilihlah transportasi yang nyaman. Yang paling nyaman dan waktunya cepat ya, pesawat. Tapi kalau mau lebih hemat, naik kereta yang ekonomi dengan harga di bawah Rp. 100.000,00 /orang juga sudah nyaman, berAC kurang lebih peejalanan 8 jam. Dan selama di Jogja bisa menyewa mobil bahkan menyewa motor juga bisa. Cari informasi mengenai penyewaan mobil/ motor terlebih dahulu sebelum berangkat. Takut nyasar? Helllow...hari gini nyasar? Kan sudah banyak aplikasi digital map. Tapi menurut saya, nyasar adalah bonus untuk mengunjungi tempat yang baru diluar rencana. Saya lebih suka berpetualang. Jadi kalau menggunakan travel agent, keseruan liburan berkurang. Kenapa?? Karena tidak fleksibel dengan kemauan kita. Dari destinasi wisata, waktunya dan lain-lain.
  4. Pilih penginapan sesuai budget dan kenyamanan. Lebih baik pilih penginapan yang dekat bandara atau stasiun, supaya tidak susah saat akan kembali ke kota asal. Banyak pilihan, dari yang murah sampai yang hotel berbintang ada di Jogja Kota sekitar bandara dan stasiun. Tetapi akan lebih seru lagi kalau bisa menginap di rumah penduduk setempat. Jadi bisa dapat informasi tentang Jogja dan budayanya.
  5. Berliburlah di musim kemarau. Karena hujan akan mengganggu semua rencana liburan di Jogja. Tidak mau kan, rencana sudah matang tapi semua gagal total hanya karna hujan? Dan sebaiknya jangan berlibur ke Jogja saat musim liburan. Karena pasti akan menemui kemacetan seperti di Jakarta. Di Jogja, lampu merahnya banyak sekali dan ingat warga Jogja sangat patuh peraturan. Contoh kecil, saat lampu lalu lintas merah kendaraan di Jogja berhenti sebelum zebra cross. Dan baru jalan benar-benar kalau lampunya hijau. Sangat berbeda dengan di Jakarta yang semuanya semaunya saja. Apalagi kalau ada rencana ke Gunung Kidul, dijamin macet kalau sedang musim liburan.
  6. Buatlah jadwal selama liburan, secara rinci. Lamanya di Jogja. Buat catatan schedule dari keberangkatan, sampai di Jogja harus jelas tujuan pertama kemana, jam berapa, naik apa, harga berapa dan tujuan wisata selanjutnya kemana. Dan harus membuat rencana kedua. Untuk mempersiapkan kalau rencana pertama gagal.
  7. Persiapkan provider hp yang terpercaya kehandalannya. Karena saat menjelajah pelosok Jogja, seperti di ujung Gunung Kidul, signal adalah hal yang sangat langka. Provider yang masih terbilang baru tak akan ada. Ingat hanya provider yang terpercaya. Bukannya iklan yaa... XL dan TELKOMSEL.Dua provider ini yang signalnya masih sering ada hingga ke pelosok Jogja. Kan pasti lebih seru setiap foto langsung posting di sosial media. Istilahnya cekrek posting, cekrek posting... Kalau perlu dengan siaran langsung. Kalau late post keseruannya berkurang.
  8. Membeli oleh-oleh di tempat yang tepat. Harus ditentukan dulu akan membeli oleh-oleh apa. Cari informasi tentang tempat membeli oleh-oleh yang tepat. Kenapa? Karena kalau tempatnya tidak tepat pasti akan kecewa. Mempengaruhi kualitas, harga dan jumlah yang bisa di dapat. Kalau mau tau tips mencari oleh-oleh murah di Jogja klik di sini
  9. Perlu mempelajari budaya, kebiasaan dan kalau perlu belajar sedikit tentang bahasa warga setempat. Lumayan kalau kita SKSD bisa dapat banyak keuntungan. Contohnya saat membeli oleh-oleh kalau nawarnya pakai bahasa Jawa di Jogja terkadang bisa jadi lebih murah. Tapi bahasa jawanya belajar yang halus ya, bahasa Jawa Kromo. Karena kalau asal ngucap bahasa Jawa dan ternyata bahasanya kasar "bahasa Jawa ngoko" dianggapnya tidak sopan. Nanti bukannya dapat diskon, malah bisa-bisa dimahalin.
Itu dia tips dan trik, 9 hal sepele yang harus diperhatikan kalau Anda ingin menjelajah Jogja dengan murah. 

Bangga dan cinta, itu yang saya rasakan terhadap kampung halaman saya. Kalasan dan Gunung Kidul. Pokoke JOGJA, damn I Love you!






Share:

20 komentar

  1. Jojja yang selalu bikin kangen yaaa

    ReplyDelete
  2. Nice tips mba. Thanks4 sharing.

    ReplyDelete
  3. Yogya, tempat yang pengen gw kunjungin nih Fer xixi

    ReplyDelete
  4. Yang disayangkan di Jogja minim angkutan umum. Terutama kalau mau melancong ke Gunungkidul bagian ujung.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya emang bener. Kalau saya saranin lebih baik rental motor. Banyak kok penyedia sewa motor. Selain cepet juga bebas macet. Sekarang jalan menuju gunung kidul selalu macet kalau musim liburan.

      Delete
  5. Wah ada ya kereta ke Jogja cuma 100 rb?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada mak. Saya sering pulkam harga 86ribu.

      Delete
  6. Jogja itu kampung halaman aku mba fer. To aku gak pernah bosan tuk selalu ke jogja. Banyak destinasi wisata baru yang bermunculan. Jogja pun terus bebenah untuk lebih istimewa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Samaan kita mb. Saya sendiri, belum semua tempat wisata disana yang saya datangin.

      Delete
  7. Udah 3 kali ke Jogja tapi belum bosen. Pengen ke pulau timang belum kesampean. hiks..

    Btw, main ke blog kita juga dong mba: www.theamazingjasmi.com. Follow juga ya mba.. :)

    ReplyDelete
  8. mkash tipnya , rindu untuk kemabli ke jogja

    ReplyDelete
  9. Aaaaak jogjaaa, dari dulu emang udah punya rencana kesini tapi belom kesampean. In shaa Allah tahun ini sama keluarga aaah. Aaaamiiin. Makasi sharenya ya maaak

    ReplyDelete
  10. beuh jadi pingin halan2 ke jogja, pingin mamam gudeg

    ReplyDelete
  11. Baru aja td ngobrol sama suami pingin ke jogja sama anak2 juga. Kalo di sana brg anak enak rental mobil berarti ya mba.. Tapi belum nentuin mau ke mana aja hehe.. Kereta 100 rb itu udah nyaman ya mba? Lumayan bisa hemat drpd naik argo.. :D

    ReplyDelete
  12. Jogya memang indah, sayangnya trauma kalau naik pesawat ke Jogya

    ReplyDelete
  13. Hai mbak...aku wong Jogja lho.. Klo pas mudik..mampir ke rumahku boleh bnget☺☺

    ReplyDelete
  14. Jogja selalu ada aja wisata yang baru. Ini yang bikin saya pingin ke sana terus. Saya kalau nginep di dekat Malioboro aja, karena akses Trans Jogja waktu itu lebih enak dari depan Vredeburg.

    ReplyDelete

Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk mampir dan memberikan komentar di feriyana.com. Ditunggu lho, kunjungan dan komentar berikutnya.