Nama Untuk Feriyana

5:46 PM


Sebut saja keluarga "D", keluarga kecil yang tinggal di gang sempit Cengkareng. Sebuah daerah di Jakarta Barat yang lumayan cukup padat. Di sebuah sudutnya, tinggallah sekelompok perantauan orang Jawa dimana keluarga "D" berada di dalamnya. Tinggal di lingkungan perantauan yang berasal dari satu suku yang sama yaitu Jawa,  keluarga "D" tak pernah merasa kekurangan perhatian layaknya keluarga. Merasa senasib dan sepenanggungan membuat mereka saling membantu tanpa pamrih, hubungan tetangga dan teman kerjapun berlanjut menjadi hubungan kekerabatan.


Ternyata memang benar uangkapan yang mengatakan "silaturahmi akan membukakan pintu rizki ." Keluarga "D" telah membuktikan kebenaran dari ungkapan tersebut. Silaturahmi dengan tetangga dan teman kerja yang terjalin, membuat keluarga "D" tidak merasa kekurangan. Padahal secara finansial keluarga "D" masih dalam taraf kecukupan. Ya,,"cukup" untuk makan dan hidup keluarga saja. Ya, "cukup" sulit memenuhi kebutuhan susu dan kebutuhan tambahan lainnya. *😄😃😆

Di bulan Februari 29 tahun yang lalu, keluarga kecil tersebut sedang berbahagia atas kelahiran putri mereka yang pertama. Tanpa persiapan yang berarti, ya begitulah kesan yang terlihat. Tak seperti pasangan pada umumnya yang bersemangat mempersiapkan dimulai dari mempersiapkan nama hingga segala sesuatu keperluan dan perlengkapan kelahiran sang buah hati. Berbeda dengan keluarga "D". Nama untuk putri mereka yang baru lahirpun tidak dipersiapkan sebelumnya. Apalagi peralatan dan perlengkapannya. Namun itu semua mereka lakukan bukan karna mereka tak menginginkan kelahiran putri pertama mereka tersebut. Bahagia karna akan dikaruniai seorang putri sih pasti. Namun keadaan ekonomi sangatlah menyulitkan mereka.

Kesulitan demi kesulitan mereka lalui dengan ikhlas dan kian berkurang saat hadirnya tetangga dan teman kerja yang selalu memberikan perhatian, dukungan, hingga bantuan. Layaknya kerabat, tetangga dan teman kerja datang silih berganti, datang seakan ikut berbahagia dengan kedatangan anggota baru di keluarga mereka.

" Ti, dijenengke sopo anak mu iki?" seorang teman kerja kepada sang ibu bayi yang sedang berbahagia menanyakan nama sang bayi. " yo mbuh, bapake sing njenengi. Aku ki lagi seneng karo sandiwara radio saur sepuh. Kuwi lho Ferry Fadli, sik dadi Brama Kumbara. Aku sih pengine dijenengke Feri, ning kok yo jenenge lanang?" jawab "ti" ibu sang bayi. Maksudnya, "ti" masih bingung harus menamai dengan apa untuk anaknya. Dia maunya nama feri karena ia sedang suka dengan ferry fadli pemeran dari Brama kumbara di sandiwara radio saur sepuh. Tapi masa iya anak perempuan dinamain feri?

"Feri terus ditambahi yana wae, ti. Ben koyo jeneng wedok." Temen "ti" memberi saran bagaimana kalau Feri ditambahin yana saja supaya menjadi nama perempuan. Akhirnya saran itu pun dipakai oleh "ti" dan suaminya. Feri di tambah yana dan sari. Terciptalah nama menjadi Feriyana Sari.

Tidak ada arti khusus dalam nama Feriyana Sari. Hanya dari proses mendapatkan nama tersebut membuktikan keluarga "D" merupakan keluarga yang supel, teman kerja saja diperlakukan seperti keluarga sendiri hingga membuatkan nama. Dari nama yang sederhana terselip pesan positif untuk menjadikan sang anak menjadi orang yang sederhana, supel dan semoga bisa menjadi idola layaknya Ferry Fadli yang diidolakan saat itu.

Mencoba mencari arti nama Feriyana Sari tidak dapat ditemukan dengan pasti. Hanya dapat menyimpulkan dalam nama Feriyana Sari mengandung makna dan doa semoga kelak menjadi perempuan cantik layaknya bunga, supel, sederhana dan smoga bisa menjadi idola.

Nama sederhana tak mengapa. Justru si empunya nama-lah yang bertugas untuk membuat nama sederhana tersebut menjadi nama yang luar biasa di kemudian hari. Menjadikan nama sederhana tersebut menjadi lebih berarti.

You Might Also Like

10 komentar

  1. kadang orang jaman dulu memang tidak mempersiapkan nama dari awal, tidak seperti orang tua jaman sekarang. Tapi bener juga sesederhana apapun namanya tugas yg punya nama yg membuat lebih berarti :)

    salam kenal Mba Feri :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasih sudah mampir. Salam kenal juga.

      Delete
  2. Setuju dengan kalimat terakhir. Tugas si empunya nama yang membuat namanya lebih berarti.

    ReplyDelete
  3. postingan singkat namun dalaeeeem dan bermakna, apalah arti sebuah nama jika tak lebih berarti dari arti hidupnya, hehehe

    ReplyDelete
  4. wah namanya banyak yang ngusulin dan tak punya arti, tapi apalah arti sebuah nama

    ReplyDelete
  5. Sebuah nama yang cantik dan pasti secantik hati pemilik namanya :)

    ReplyDelete
  6. doa yang paling penting itu semoga menjadi idola

    ReplyDelete
  7. wah..karena ibu suka tokoh saur sepuh ya, keren ih :)

    ReplyDelete
  8. oh ngono fer..baru tau aku silsilah namamu,,cantik ko secantik orgnya :)

    ReplyDelete

Terimakasih sudah meluangkan waktu untuk mampir dan memberikan komentar di feriyana.com. Ditunggu lho, kunjungan dan komentar berikutnya.

Blogger Crony

Blogger Crony

Blogger Reporter ID

Blogger Reporter ID

ID Corner

ID Corner

Blogger Perempuan

1 Minggu 1 Cerita

1 Minggu 1 Cerita

Blogger Muslimah

Blogger Muslimah

Komunitas Emak-emak Blogger

Komunitas Emak-emak Blogger